PELABUHAN TELUK BAYUR

Terletak ± 7 km dari Selatan Kota Padang yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, Pelabuhan Teluk Bayur yang sebelumnya bernama Emmahaven dibangun pada 1893 di Kota Padang oleh pemerintah Hindia Belanda.

 Pelabuhan Teluk Bayur merupakan pelabuhan samudera yang terbuka untuk kegiatan perdagangan internasional di provinsi Sumatera Barat. Pelabuhan ini memiliki beberapa kawasan yang merupakan sentra kegiatan ekonomi di Sumatera Barat meliputi Muara Padang dan Air Bangis.

Pelabuhan ini melayani berbagai jenis komoditas seperti batu bara, semen, clinker, minyak kelapa sawit, kayu manis, teh, moulding, furniture, dan karet, yang merupakan komoditas ekspor unggulan untuk benua Amerika, Eropa, Asia, Australia dan Afrika. Saat ini, kontribusi utama PDRB Sumatera Barat berasal dari Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (24,84%); Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil, dan Sepeda Motor (14,68%); serta Transportasi dan Pergudangan (12,05%).