PELABUHAN PANTOLOAN

Sejak 2014, Pemerintah telah menetapkan Pelabuhan Pantoloan sebagai Pusat Logistik dan Barang Nasional. Pelabuhan ini sebagai pelabuhan internasional, sehingga aktivitas bongkar muatpun terus meningkat. Luas lokasi Pelabuhan Pantoloan mencapai 1.500 hektare dan  dapat menampung barang sebanyak 5 juta TEUs, melampaui target Pelabuhan Makassar dan Bitung. Namun, peti kemas yang ditampung saat ini baru sekitar 300.000 TEUs.

Pengembangan Pelabuhan Pantoloan untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu yang terbagi dalam tiga zona, yaitu zona industri, pengolahan ekspor, dan zona logistik. Produk dari zona industri itu semuanya akan diekspor, sehingga membutuhkan pelabuhan yang representatif.