PELABUHAN KUALA TANJUNG

Pelabuhan ini berada di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, dibangun sejak 27 Januari 2015 dan masih dalam proses konstruksi. Nantinya, pelabuhan ini mampu menampung 60 juta TEUs (unit setara dua puluh kaki) per tahun sebagai pelabuhan terbesar di Indonesia Barat, lebih besar dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Pelabuhan ini dibangun bekerjasama dengan Pelabuhan Rotterdam, Belanda, dan Pelabuhan Dubai, menelan bea total sekitar Rp 34 triliun. Nantinya Kuala Tanjung akan menjadi pusat transit terbesar di Indonesia. Kapal pertama yang berlabuh di pelabuhan ini adalah kapal pesiar Superstar Libra pada 5 April 2018 yang datang dari Pelabuhan Klang, Malaysia. Pelabuhan juga dilengkapi jalur kereta api yang menghubungkan Stasiun Kuala Tanjung ke Bandar Tinggi.