Lingkup Bisnis

Bidang usaha yang dijalankan oleh PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) adalah :

Kantor Pusat

Jl. Perak Timur No. 610
Surabaya 60165 - Indonesia
Telp : +62 31 3298631-37
Fax : +62 31 3295204
Layanan Pelanggan : marketing@pelindo.co.id
atau
info@pelindo.co.id

Rocky Gerung: SOP Humas itu Logikanya Sendiri

26-Februari-2018

 

Pengajar filsafat dari Universitas Indonesia, Rocky Gerung menjadi pembicara pada Sharing session bertema Membangun Nalar Kehumasan yang diikuti oleh anggota Forum Humas BUMN/BUMD se-Jawa Timur di Kantor PT Petrokimia, Gresik, Senin (26/2).

Rocky membongkar nalar praktisi humas bahwa dalam tataran praktis, PR perlu mendefinisikan ulang profesinya dengan tidak lagi hanya terkungkung pada definisi berdasarkan teori perkuliahan. “Humas adalah roh dari perusahaan. Humas adalah wajah direksi dalam kedaruratan. Untuk menghadapi public opinion,” ungkapnya.

Rocky yang juga aktif di media sosial Twitter itu menggugah keseruan diskusi dengan games mencari tiga kesalahan dari kalimat: “There is three mistake in this sentence”. Selain ditemukan dua kesalahan gramatikal. Ternyata kesalahan yang ketiga yaitu kebohongan dari kalimat itu sendiri. Bahwa tidak ada tiga kesalahan, tapi hanya dua.

“Think the unthinkable. Humas dipaksa untuk berpikir hal dibalik permukaan. Kalimat PR selalu tidak ekspresional, seperti pers misalnya. Karena itu PR selalu mempunyai kalimat-kalimat lain sebagai stok argumen yang dibuka jika dibutuhkan,” jelasnya lagi.

Karena itu humas tidak hanya jadi penyampai pesan dari direksi, tetapi perlu menambahkan nilai lebih dalam pada pesan tersebut. Ada dua hal yang akan terlihat dalam proses PR menyampaikan informasi, yang pertama ialah gaya bahasa dan gesturnya. Lalu yang kedua yaitu konsistensi dari logika pesan yang disampaikan.

Cara penyampaiannya sebagai devil’s advocate dalam diskusi itu berhasil menggugah peserta untuk bertanya. Salah satunya, Angky Soemali dari Barata Indonesia yang menceritakan, dalam praktik pekerjaan sehari-hari PR seringnya terjebak untuk hanya menuturkan data, tidak lagi selalu sempat mengulik apa fakta tersembunyi yang perlu diketahui. Lalu bagaimana caranya agar PR bisa tetap kritis.

Rocky lalu menekankan bahwa PR tidak bisa lagi menghadapi public opinion dengan apa adanya. Tapi perlu pakai metafora atau perumpamaan. “Misalnya untuk membuka dialog, mengelola jawaban pertanyaan, hingga menunda jawaban (buying time). Hal ini terkait fungsinya menjaga citra perusahaan,” katanya.

Ia bercerita, suatu kali mantan Presiden Soekarno diledek wartawan usai kewalahan beradu argumen dengan Sutan Syahrir. “Anda kalah Bung!” Kata wartawan. Bung Karno menjawab, “Tidak, saya hanya melengkung seperti rotan (maka akan kembali tegak lurus).”

Dalam setiap komunikasinya, PR hendaknya menggunakan pesan yang logikanya keluar, kata-katanya bagus, dan kalau bisa ada humor. “Karena PR adalah pemuka akal sehat. Sehingga harus berpikir di luar hal-hal yang biasa. Tidak hanya out of the box. Tapi perlu beyond the box,” pesannya.

VP Corporate Communication, Pelindo III, Lia Indi Agustiana, yang turut hadir, mengapresiasi positif adanya diskusi tersebut. “Apalagi saat ini Pelindo III sedang bertransformasi. Selain logo baru, korporat juga memiliki slogan baru, yakni ‘Beyond Port of Indonesia’. Nalar kehumasan yang kritis menjadi penting dalam mengomunikasikan transformasi ini dengan lebih strategis kepada seluruh pemangku kepentingan. Karena yang mendapat manfaat dari transformasi bisnis dan layanan Pelindo III yang semakin beragam tidak hanya para pengguna jasa, tetapi juga negara dan masyarakat luas,” ungkapnya.

Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono, dalam sambutannya, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan silaturahmi berkala insan humas BUMN dan BUMD di Jawa Timur. “Selain itu sekaligus koordinasi antarhumas, misalnya karena sekarang banyak program pemerintah melalui BUMN dan BUMD yang tidak hanya terkait kinerja. Namun juga berbagai program CSR agar peran sinergi humas bisa optimal membuat masyarakat luas mengetahui bahwa ‘BUMN Hadir Untuk Negeri’ (semboyan CSR Kementerian BUMN). Penginformasian ini penting untuk meningkatkan kebersamaan pemerintah bersama rakyat,” ujarnya. (Oleh Hafidz Novalsyah)